Drive-By Comments dan Optimasi
Sewaktu jalan-jalan (blogwalking) nyari buat memperkuat beberapa blog yang tengah dioptimasi sampailah saya pada suatu blog (blog luar) yang pemiliknya merasa sudah bosan sekali dengan apa yang disebut Drive-By Comments yang sudah memenuhi setiap postingan diblognya. Sehingga dia membuat postingan khusus dan membuat ultimatum pada “single page.php-nya” menyatakan akan menghapus setiap Drive-By Comments!
Apa sih drive-by comments itu? Drive-by comments merupakan komentar “seadanya” tanpa membaca isi dari artikel yang dibuat oleh si penulis blog. Dan bagi Bogger yang konsis dengan “kebloggerannya” tentu hal ini (drive-by comments) membuatnya merasa tak dihargai, meski banyak blogger yang tidak keberatan pokoknya ada masuk komentar banyak sudah membuatnya bahagia.
Berikut Kriteria drive-by comments :
1. Komentar tidak sesuai dengan isi postingan.
2. Komentar hanya berisi 2-3 kata.
3. Komentar terselip link affiliasi.
4. Komentar tidak membangun.
5. Komentar yang tidak terdapat bahan diskusi.
6. Komentar asal.
Biasanya isi komentar hanya berupa kalimat; “nice blog” “nice post” “great design” “cool man” “this post is awesome” “Your site is great” “This is what I’m looking for” kalo versi blogger Indonesianya ada kalimat; “mantab bro” “postingan yang bagus” “sip bermanfaat” “artikel yang mantabs dan bagus” dan isi komentar pendek lainnya yang mengisyaratkan tidak ada kesesuaian antara komentar dan posting atau seolah sang komentator tidak membaca sama sekali isi postingan.
Bagi seorang blogger yang lebih menilai kepada kualitas komentar tentu hal ini suatu tindakan yang dirasa menodai “kesucian” blognya. Namun apa boleh dikata musim kontes, musim kampanye musim-musiman semua jadi terasa sah-sah saja… tapi ya setidaknya kita menghargai juga pemilik blog, jangan sampai salah satu “lahan” gratis kita tertutup untuk optimasi gara-gara Drive-By Comments. Heuheu.
Btw, happy ngeblog dan semangat terus untuk Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009.
___________
NB: iya lupa bagi Anda yang bermaksud mencairkan Google Adsense melalui Western Union Quick Cash ada sedikit postingan pengalaman saya mencairkan adsense lewat Western Union dan ternyata bener-bener mudah banget, silahkan baca catatan saya di hakimtea.net dengan judul yang panjang, Pengalaman Mencairkan Adsense di Western Union Bank Mandiri Otista Cabang Bandung.
___________
PS: Mohon maaf kemarin ada kesalahan teknis pada database sehingga postingan ini menghilang, alhamdulillah ada backup artikel jadi bisa kembali saya publish. Namun semua komentar yang masuk tidak bisa saya selamatkan, Mohon maaf!
Popularity: 5% [?]






saya tidak drive by comment lo mas
Setuju mas, ini fakta yang terjadi di lapangan
dan bisa dikatakan drive by comments itu sendiri sama saja dengan manual spamming, wah apa pulak itu, hehe.
Wah… sepertinya artikel ini diterbitkan ulang ya Mas??? Hehehehe…
mudahan di blogger bakal ada sistem ke gini ya..
Klu bagi saya saat ini masih sah2 saja, toch yg komen juga sangat sedikit.
Tp, klu komen udah banyak banget. Saya kira akan sangat sukar juga buat ngontrol komennya.
Saya setuju dengan OOM, mudah2an aja pihak blogger.com bisa membuat sistem anti spam komen.
kita memang harus bijaksana dalam memberi komentar.
wah, artikelnya bagus bgd…
Nice post…
^contohnya nih mas….
kadang jengkel juga sih klo yang masuk tuh isinya kata2 ga jelas gitu deh. btw kok skrng jarang online mas YM nya?
sudah disebutkan contohnya di dalam posting seperti apa, tapi masih ada aja yang nulis di komentar
gw sebenarnya mau drive-by comment
tapi malu ahh dah disindir duluan… heheheh
setuju… biasanya yg comment spt itu gak pernah baca sampai habis isi postingan… asal ksh comment trus kabur…
semoga gue tetap konsisten bisa kasih komen sesuai isi postingan hehe .. kecuali kalo gak ngerti ttg yg diposting.. paling2 ya hny ngetik : thx infonya..
kalau di blog saya banyak komentar yang gak nyambung, kalau di hapus kasian juga mereka dah bersedia koment..
[...] keseluruhan isi artikelnya. Dan fast-reading itu cenderung suka meninggalkan komentar OOT! Atau Drive-By-Comments, kata Kang Hakimtea [...]